Apakah Mereka yang Melihat Diberkati, atau Mereka yang Tidak Melihat Diberkati? (Luk. 10:23 vs Yoh. 20:29)
Artikel
Penulis Nike Pamela
Ada yang menanyakan, setelah membaca artikel sebelumnya Apakah Terang di Kej 1:3 adalah Terang Matahari? (http://rec.or.id/article_753_Apakah-terang-di-Kejadian-1:3-adalah-terang-matahari?), apakah selanjutnya Allah menciptakan matahari lagi di hari ke 4? Mari kita pelajari satu persatu dengan memahami terlebih dahulu konteks Kej. 1.
Penciptaan pada hari 4 memiliki posisi yang sangat penting dalam kisah penciptaan. Kisah ini terletak persis di tengah 7 hari penciptaan. Kisah ini diceritakan secara panjang lebar dibandingkan dengan penciptaan lain, kecuali penciptaan manusia. Cerita ini juga ditandai dengan beberapa pengulangan untuk memberikan penekanan (kata ‘terang, penerang, menerangi, memisahkan, menguasai).
Semua petunjuk di atas diyakini para penafsir modern sebagai upaya penulis untuk menentang konsep kosmologis kafir yang memang sangat diwarnai oleh pemujaan terhadap benda-benda penerang di langit. Mereka menganggap matahari dan bulan sebagai dewa. Posisi bintang-bintang pun diyakini menentukan kehidupan manusia di bumi. Pendeknya, obyek penyembahan favorit pada waktu itu adalah benda-benda di langit, karena itu hal ini perlu ditentang secara lebih mendetil dibandingkan penciptaan benda yang lain.
Serangan terhadap kosmologi kafir tersebut diungkapkan oleh Kej. 1 dalam beberapa cara:
Salah satu persoalan krusial sehubungan dengan penciptaan matahari di hari 4 adalah keterkaitan dengan terang di hari 1. Sebagian penafsir mempercayai bahwa terang di hari 1 tidak memiliki keterkaitan apapun dengan matahari. Apabila kita menyelidiki petunjuk yang disediakan oleh teks secara lebih teliti, kita akan melihat bahwa bukti-bukti yang ada mengarah pada kesimpulan lain. Terang di hari 1 adalah terang dari matahari, walaupun matahari baru muncul di hari 4.
Bersambung………
Artikel Lainnya
Apakah Mereka yang Melihat Diberkati, atau Mereka yang Tidak Melihat Diberkati? (Luk. 10:23 vs Yoh. 20:29)
Bagaimana Kita Dapat Merasa “Lapar dan Haus Akan Kebenaran”?
Eksposisi Filipi 4:18-20
Menurut Lukas 6:26, Apakah Nama Baik itu Berkat atau Kutuk?
Apakah 1 Korintus 6:1-11 Melarang Orang Kristen Menempuh Jalur Hukum?
Bebas dari Hawa Nafsu (Galatia 5:24-26)
Donasi: Jika Anda merasa diberkati melalui situs ini dan ingin membantu agar situs ini tetap online, mohon pertimbangkan untuk memberikan donasi kecil untuk membantu biaya hosting dan bandwidth. Tidak ada minimum donasi, setiap jumlah sangat kami hargai. Terima kasih atas dukungan Anda.