Apakah Mereka yang Melihat Diberkati, atau Mereka yang Tidak Melihat Diberkati? (Luk. 10:23 vs Yoh. 20:29)
Artikel
Penulis admin
Kata “Abyatar” berasal dari kata Ibrani “evyatar” yang berarti “bapak keunggulan”.
Putra Ahimelekh yg menyertai ayahnya sebagai imam di Nob. Hanya dia yg luput dari pembunuhan besar-besaran yg dilancarkan Saul terhadap keluarganya. Ia lari membawa efod dan bergabung dengan Daud di Kehila (1Sam. 22:20-22; 23:6,9). Ia membantu membawa kemah suci ke Yerusalem, di mana ia menjadi salah seorang penasihat Daud (1Taw. 15:1; 27:34). Ia dikirim kembali ke Yerusalem bersama putranya, Yonatan, ketika Daud melarikan diri, untuk bertindak guna kepentingan Daud melawan Absalom (2Sam. 15:35 dab; 2Sam. 17:15). Menjelang akhir pemerintahan Daud, ia mengadakan komplotan agar Adonia menjadi Raja. Ia dipecat dari jabatannya oleh Salomo (1Raj. 1; 2). Abyatar mungkin sekali menjadi imam besar selama pemerintahan Daud; rupanya ia lebih tua dari Zadok (1Raj. 2:35; bdk. Mrk. 2:26). Tidaklah pasti apakah ia mempunyai seorang putra bernama Ahimelekh, atau apakah kedua nama itu dipindahkan ke dalam 2 Samuel 8:17; 1 Tawarikh 24:6. ‘Waktu Abyatar menjabat sebagai Imam Besar’ (Mrk. 2:26) berarti ‘dalam cerita tentang Abyatar’ (bdk. Mrk. 12:26).
Sumber:
Ensiklopedia Alkitab Masa Kini (program SABDA 4).
DTS
Artikel Lainnya
Apakah Mereka yang Melihat Diberkati, atau Mereka yang Tidak Melihat Diberkati? (Luk. 10:23 vs Yoh. 20:29)
Bagaimana Kita Dapat Merasa “Lapar dan Haus Akan Kebenaran”?
Eksposisi Filipi 4:18-20
Menurut Lukas 6:26, Apakah Nama Baik itu Berkat atau Kutuk?
Apakah 1 Korintus 6:1-11 Melarang Orang Kristen Menempuh Jalur Hukum?
Bebas dari Hawa Nafsu (Galatia 5:24-26)
Donasi: Jika Anda merasa diberkati melalui situs ini dan ingin membantu agar situs ini tetap online, mohon pertimbangkan untuk memberikan donasi kecil untuk membantu biaya hosting dan bandwidth. Tidak ada minimum donasi, setiap jumlah sangat kami hargai. Terima kasih atas dukungan Anda.